Dian Sastro : Pernah Menjadi Jongos, Membuatnya Semakin Sukses

0
29

Surabaya – Wanita cantik yang akrab disapa “Cinta” dalam film Ada Apa dengan Cinta, di umurnya yang masih terbilang muda itu, Dian Sastrowardoyo nama lengkapnya kini menggeluti bisnis barunya startup Fotografi, yaitu Frame A Trip. Dian menceritakan proses tranformasi dari artis menjadi entrepreneursaat menjadi narasumber di acara InnoCreativation, Inspiring And Entertaining Event Di Grand Cty Convex Surabaya, Rabu 14 November 2018.

“Waktu itu sekitar tahun 2004,  bisa dibilang saya bintang film yang serius dan sukses. Hingga suatu saat saya ditawari menjadi brand ambassador suatu produk dari salah satu bank di Indonesia. Perjalanan saya menjadi artis mempertemukan saya dengan para wirausahawan hebat, sehingga saya berkesempatan untuk pergi ke berbagai provinsi. Saat itu kami punya programpinjaman freelance bagi anak muda yang berani memulai usaha. Hal itu sangat menginspirasi banyak orang dan membuat saya belajar dan berfikir , Apa cuma ini kemampuan saya?”

Sambil terseyum mengingat proses karirnya, ia menambahkan “Akhirnya , saya membuat usaha kecil yakni kuliner dengan energi keberanian yang saya tumbuhkan. Saya berharap semoga bisa menginspirasi teman – teman keluarga termasuk para fans agar lebih berani memulai suatu perubahan.”

Dengan posisi diapit oleh dua narasumber CEO muda yakni Zaki dan Kevin, Dian bercerita dibalik kesuksesannya kini, dia sempat bekerja di kantoran dengan bermodal ijazah filsafatnya saat industri film lagi turun di tahun 2006.

“Saya keluar dari zona nyaman yang serba comfortable. Awalnya saya juga takut dikatai artis kok sekarang kerja kantoran. Tapi ketakutan saya itu terbantah, karena di kantor saya benar – benar diperlakukan sebagai karyawan biasa. Disuruh – suruh. Iya udah seperti Jongos.” Kenangnya sambil tertawa pada penonton.

Namun, Artis cantik berumur 36 tahun itu mengutarakan, bahwa hal itu yang mengubah mindsetnya jika dia mampu melakukan sesuatu yang baru. “iya ternyata saya menemukan kemampuan baru dalam diri saya.”

Bahkan, Dian kini tak masalah tidur bersama pegawai – pegawainya dan berterima kasih pada orang – orang yang masih mau bekerja dengannya. Dia berhasil menumbuhkan kembangkan startupnya. “iya, sekarang saya ingin mengakomodir dan menaungi para fotografer lokal yang ada di luar negeri. Memberikan fasilitas yang baik bagi mereka”.