Berkarya dengan Kreatif melalui Seni dan Media Digital

0
36

Surabaya– Hari kedua InnoCreativaton terlihat lebih sesak, peserta yang hadir lebih banyak dari pada hari pertama. Acara dimulai pada pukul 09.30 WIB, dibuka oleh sambutan Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara. Beliau menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang membuat 1 satelit khusus yang hanya digunakan utnuk kepentingan Indonesia. Sesi selanjutnya diisi oleh Fibriyani Hastria, Kepala Customer Marketing Google Indonesia. Beliau mengaku tidak menyangka bisa seperti sekarang terutama pada jabatan yang beliau emban, “dulu sayagaptekhingga saya memutuskan untuk bergabung dengan google” saat ini beliau diberi kepercayaan untuk bekerja dibagian Youtube. Walaupun saat ini Youtube Indonesia telah pada puncak kejayaan, Youtube selalu belajar dan mencari inovasi untuk mengembangkan teknologi baru. Pengembangan teknologi tersebut antara lain, YoutubeKids dan YoutubeGo. YoutubeKids dibuat karena banyaknya keluhan orang tua yang khawatir anaknya mengakses konten yang tak layak ditonton oleh anak-anak. Selain itu, orang tua juga sulit mengatur waktu anak agar berhenti bermain youtube lantaran telah asik. Maka YoutubeKids didesain dengan sempurna untuk memfilter konten-konten yang akan tampil di YoutubeKids, tak lupa juga disertai dengan setting timer sehingga para orang tua tidak perlu cemas lagi apabila anak-anak mereka bermain Youtube karena sekarang mereka bisa memantau anak mereka dengan baik. Begitu juga dengan YoutubeGo, aplikasi ini didesain bagi para “fakir kuota” atau sangat hemat dengan paket internet. YoutubeGo ini akan bisa mendownload atau menyimpan dengan mudah sehingga walaupun sedang offline maka tak usah cemas lagi. Untuk dapat bertahan, tak cukup hanya dengan berinovasi. Youtube Indonesia juga elevatemelalui program NEXT UP untuk menjalin hubungan baik dan menjaga ekosistem yang ada di Youtube Indonesia. Sehingga sesama Youtuber atau konten kreator dapat selalu berproduksi dan terus berkarya. Youtube Fanfest adalah acara untuk jumpa fans yang diselenggarakan oleh Youtube Indonesia. Perlu diketahui, bahwa Youtube Fansfest ini adalah satu-satunya di dunia.

Sesi berikutnya berisi Talkshow yang dimoderatori oleh Bapak Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau yang kerap dikenal dengan Bekraf. Bekraf adalah lembaga pemerintah yang memiliki kedudukan sama dengan kementrian. Menurut Bapak Triawan Munaf, Kuliner adalah penyumbang terbesar ekonomi kreatif. Sumbangan Bekraf  untuk keuangan Indonesia mencapai Rp.1.300 Triliun. Sebagai moderator, Pak Triawan memanggil beberapa narasumber antara lain Ruben Onsu selaku Founder dan CEO Geprek Bensu, serta Andrian Ishak selaku Founder dan CEO Molekuler Gastronomi. Dari sharing session, Ruben Onsu bercerita tentang bagaimana dirinya dapat mendirikan usahanya. “Dari bisnis ini saya jadi bersyukur karena saya bisa mencicipi makanan Indonesia”, tambahnya. Narasumber kedua yaitu Andrian Ishak mengaku bahwa dulunya ia adalah seorang seniman lukis dan musik, namun diujung karirnya dia memilih untuk menjadi koki. Walau sering dibully sebaiknya anak muda pantang menyerah. Ia mengaku bahwa dulu pernah dibully “Untuk apa belajar masak? Sudah tua”, tetapi beliau tidak memedulikan itu.

Setelah sesi Talkshow dengan narasumber Kak Ruben dan Kak Andrian, maka sesi berikutnya yaitu Ishoma. Acara dilanjutkan dengan penampilan penyanyi Sheryl Sheinafia. Setelah penampilan Sheryl, dilanjut dengan talkshow yang dimoderatori oleh Om Pongki Barata dengan narasumber Afgansyah Reza, Sheryl Sheinafia, dan Eka Gustiwana. Talkwhow dengan judul Survival Musician ini dibuka dengan penampilan Om Pongki yang menyanyikan sebuah lagu dan saat memanggil narasumber, ia menggunakan puisi musikalisasi yang diimprovisasi oleh dirinya sendiri. Setelah talkshow Survival Musician berakhir, dilanjut dengan Talkshow berjudul Are You Ready for Cashless Society. Talkshow ini dimoderatori oleh Pimpinan Redaksi CNBC Indonesia yakni Ibu Hera F Haryn. Narasumber pertama yaitu Kepala dari Sales Gopay, Bapak Arno Tse dan narasumber kedua yaitu Kak Dennis dari OVO. Era modern saat ini, lebih efektif dan mudah dengan menggunakan saldo yang ada di bank. Selain itu juga, angka tersebut juga menunjukkan tingkat ekonomi di Indonesia.

Setelah sesi ini berakhir, dilanjut dengan sharing session dari Dimas Djay, seorang Sutradara yang telah memproduksi banyak film dan sponsor. Untuk berpikir dan menjadi kreatif kreator, hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat konten dan juga sikap (standing position) atau keadaan diri sendiri. Selanjutnya baru kita bisa berfikir tentang ide, ide ini akan menjadi sarana dan media komunikasi. Selain itu kita juga harus Ngehekagar orang dapat tertarik, untuk tips ini mulailah memimpin untuk melucu. Baru kemudian konsep yang ada dibaliknya karena brand adalah konsumen dari industri kreator itu sendiri. Originalitas produk, agar semua tau value dari dirimu, di tambah dengan nilai-nilai lokal. Yang terakhir yaitu Crafting atau kesimpulan dari ide yang telah dibuat yakni berupa konsep dan detailnya bagaimana. Pesan yang disampaikan Kak Dimas Djay yaitu “Buat diri kalian worth it!”. Buat konten sebagus yang kalian bisa karena itu adalah impresi pertama. “Kerjakan yang mau kalian lakukan. Jangan kebanyakan mikir!”, tambahnya.

Itulah tadi serangkaian acara dari InnoCreativation 2018 di Hari kedua. Acara ditutup dengan penampilan Afgan. Para pemuda berharap agar acara seperti ini diselenggarakan tiap tahunnya tepatnya di kota tercinta Surabaya ini agar para pemuda tidak gaptek, kudate, dan tidak berani mengambil keputusan untuk mulai berkarya.